Search This Blog

Loading...

Wednesday, May 2, 2012

Candi Borobudur

Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, sekitar 40 km dari Yogyakarta. Candi Borobudur memiliki 10 tingkat yang terdiri dari 6 tingkat berbentuk bujur sangkar, 3 tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Di setiap tingkat terdapat beberapa stupa. Seluruhnya terdapat 72 stupa selain stupa utama. Di setiap stupa terdapat patung Buddha. Sepuluh tingkat menggambarkan filsafat Buddha yaitu sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha di nirwana. Kesempurnaan ini dilambangkan oleh stupa utama di tingkat paling atas. Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur mandala yang menggambarkan kosmologi Buddha dan cara berpikir manusia.
Di keempat sisi candi terdapat pintu gerbang dan tangga ke tingkat di atasnya seperti sebuah piramida. Hal ini menggambarkan filosofi Buddha yaitu semua kehidupan berasal dari bebatuan. Batu kemudian menjadi pasir, lalu menjadi tumbuhan, lalu menjadi serangga, kemudian menjadi binatang liar, lalu binatang peliharaan, dan terakhir menjadi manusia. Proses ini disebut sebagai reinkarnasi. Proses terakhir adalah menjadi jiwa dan akhirnya masuk ke nirwana. Setiap tahapan pencerahan pada proses kehidupan ini berdasarkan filosofi Buddha digambarkan pada relief dan patung pada seluruh Candi Borobudur.
Bangunan raksasa ini hanya berupa tumpukan balok batu raksasa yang memiliki ketinggian total 42 meter. Setiap batu disambung tanpa menggunakan semen atau perekat. Batu-batu ini hanya disambung berdasarkan pola dan ditumpuk. Bagian dasar Candi Borobudur berukuran sekitar 118 m pada setiap sisi. Batu-batu yang digunakan kira-kira sebanyak 55.000 meter kubik. Semua batu tersebut diambil dari sungai di sekitar Candi Borobudur. Batu-batu ini dipotong lalu diangkut dan disambung dengan pola seperti permainan lego. Semuanya tanpa menggunakan perekat atau semen.
Arsitektur Candi BorobudurSedangkan relief mulai dibuat setelah batu-batuan tersebut selesai ditumpuk dan disambung. Relief terdapat pada dinding candi. Candi Borobudur memiliki 2670 relief yang berbeda. Relief ini dibaca searah putaran jarum jam. Relief ini menggambarkan suatu cerita yang cara membacanya dimulai dan diakhiri pada pintu gerbang di sebelah timur. Hal ini menunjukkan bahwa pintu gerbang utama Candi Borobudur menghadap timur seperti umumnya candi Buddha lainnya.

Perayaan Waisak di Borobudur

Setiap tahun pada bulan purnama penuh pada bulan Mei (atau Juni pada tahun kabisat), umat Buddha di Indonesia memperingati Waisak di Candi Borobudur. Waisak diperingati sebagai hari kelahiran, kematian dan saat ketika Siddharta Gautama memperoleh kebijaksanaan tertinggi dengan menjadi Buddha Shakyamuni. Ketiga peristiwa ini disebut sebagai Trisuci Waisak. Upacara Waisak dipusatkan pada tiga buah candi Buddha dengan berjalan dari Candi Mendut ke Candi Pawon dan berakhir di Candi Borobudur.
Pada malam Waisak, khususnya saat detik-detik puncak bulan purnama, penganut Buddha berkumpul mengelilingi Borobudur. Pada saat itu, Borobudur dipercayai sebagai tempat berkumpulnya kekuatan supranatural. Menurut kepercayaan, pada saat Waisak, Buddha akan muncul secara kelihatan pada puncak gunung di bagian selatan.

Borobudur

Saat ini, Borobudur telah menjadi obyek wisata yang menarik banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Selain itu, Candi Borobudur telah menjadi tempat suci bagi penganut Buddha di Indonesia dan menjadi pusat perayaan tahunan paling penting penganut Buddha yaitu Waisak.
Borobudur menjadi salah satu bukti kehebatan dan kecerdasan manusia yang pernah dibuat di Indonesia. Borobudur menjadi obyek wisata dan budaya utama di Indonesia selain Bali dan Jakarta. Setelah mengunjungi Borobudur, Anda bisa juga mengunjungi desa di sekitarnya seperti Karanganyar yang memiliki beberapa obyek wisata menarik.
salah satu stupa di candi borobudur
Siapa yang tidak tahu candi Borobudur. Candi terbesar di dunia yang sudah pernah masuk  ke dalam tujuh keajaiban dunia ini. Candi Borobudur ini terletak di Magelang, sekitar 40 KM dari arah Jogyakarta. Candi Borobudur ini juga berdekatan bahkan satu garis lurus dengan Candi Mendut dan Candi Pawon.
salah satu dari tingkatan di candi borobudur
Candi Borobudur ini merupakan candi Budha yang terbesar di Dunia. Dibangun pada dinasti Syailendra sekitar tahu 800-an Masehi. Sampai saat ini candi Ini masih terlihat kokoh walaupun sempat mengalami beberapa kali pemugaran, pengeboman, gempa bumi dan gunung meletus.  
Ini kunjungan saya ke candi Borobudur beberapa kali dalam hidup saya. terakhir waktu acara Borobudur International Festival 2008. Namun kali ini kesana bersama 
Kita berangkat dari Solo pagi dengan naik kereta. Naik Trans Jogya sampai Terminal Jombor. Kemudian Naik Bus Jurusan Jombor – Borobudur. Tentu saja berangkatnya sudah membawa semua bekal dari rumah. Jangan lupa kalo ke Borobudur bawa payung atau segala sesuatu yang dapat menghindari dari panas matahari.
Untuk tiket masuk candi Borobudur ini sekarang harganya Rp.30 ribu tiap orang. Lumayan mahal untuk sebuah pariwisata bagi turis lokal.  Aturan masuk di Candi Borobudur juga ketat. Tidak boleh membawa makanan ke candi. Terpaksa bekal nasi yang dibawa dimakan diluar.
Namun yang berbeda sekarang ketika saya masuk ke candi Borobudur adalah sarungisasi  pengunjung. Itu artinya pengunjung harus memakai sarung batik yang disediakan petugas untuk memasuki candi Borobudur.
tata cara sarungisasi borobudur
setiap pengunjung harus memakai sarung ketika mengunjungi borobudur
setiap pengunjung harus memakai sarung ketika mengunjungi borobudur
Begitu berada di candi Borobudur rasanya panas terik Matahari. Namun rasa panas itu terbayarkan dengan pemandangan yang indah di candi dan panorama bukit yang dilihat dari candi Borobudur.
pintu masuk candi borobudur menuju tingkatan paling atas
Untuk candi Budha ini strukturnya terdiri dari 3 tingkatan yang menggambarkan tingkatan spiritual dalam Budha. Tingkatan bawah sendiri yaitu Kamadhatu, Kemudian Rupadhatu dan tingkatan tertinggi yaitu Arupadhatu. Masing masing tingkatan itu juga terdapat relief arca yang ceritanya sesuai dengan tingkatannya.
salah satu relief di candi borobudur
salah satu relief di candi borobudur
Ketika sudah sampai dipuncak terdapat kubah besar tertinggi candi Borobudur disitu kita bisa melihat pemandangan bukit bukit yang indah dari puncak candi ini. Maklum saja ketinggian candi ini sekitar 35 Meter dari alas candi. Ketika di Candi Borobudur diperhatikan juga mengenai kelestarian cagar budaya ini. Pengunjung dilarang Naik ke Stupa dan patung di Candi, dilarang memanjat Candi, gunakan jalan tangga. Walaupun di atas sudah ada petugas yang memperingatkan namun banyak sekali yang melanggar.
Ini Lokasi Candi Borobudur di Google map.

Foto-foto keseluruhan :

No comments: